MANTAP NEWS (26/04/2025)

Peserta: 662 orang

1. Guru / Karyawan/i (25 Orang).

2. Peserta Didik Kelas 10 – 11 (637 Orang).

Fasilitator PMI Kabupaten Cilacap :

1. Sepsi Rahayu – KSR Unit Markas.

2. R. Endro Teguh Kusumo, S.Sos – Karyawan Markas PMI.

Kegiatan diawali Sosialisasi tentang Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Madrasah bertempat di Aula MA Negeri 3 Cilacap. Simulasi diawali dengan kondisi normal, melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seperti biasanya selama kurang lebih 5 (lima) menit. Tiba-tiba terjadi gempa dahsyat yang mengguncang sekitar 20 detik. Seluruh warga madrasah secara otomatis melaksanakan gerakan 4 B saat terjadi gempa:

1. Berlutut (Drop), seperti posisi bersujud dengan melindungi kepala.

2. Berlindung (Cover), di kolong meja dan tempat aman lainnya.

3. Bertahan (Hold On) dengan memegangi kaki meja.

4. Berdoa (Praying) sesuai agama / kepercayaan nya masing-masing agar diberi keamanan dan keselamatan bagi semua.

Setelah gempa reda/berhenti, seluruh warga sekolah keluar menuju ke Titik Kumpul (Gempa):

  1. Halaman Sekolah (Lapangan Terbuka) dengan tetap melindungi kepala menggunakan tas masing-masing.
  2. Peserta didik berkumpul di halaman sesuai kelasnya masing-masing dengan melingkari guru wali kelas/pengajarnya dalam posisi berjongkok dengan tetap melindungi kepalanya menggunakan tas.
  3. Wali Kelas/Guru pengajar mengabsen seluruh peserta didik di kelasnya, lalu melaporkan kepada Kepala Madrasah.
  4. Kepala Madrasah menginstruksikan kepada Pembina PMR untuk melakukan penyisiran sekaligus memberikan tindakan Pertolongan Pertama (PP).
  5. Menindaklanjuti instruksi Kepala Madrasah, Pembina PMR bersama-sama Anggota PMR menyisir kelas-kelas yang kedapatan ada siswa-siswi yang kurang jumlahnya, lalu segera memberikan Tindakan PP kepada yang mengalami luka atau cedera lalu mengevakuasi para penderita ke Titik Kumpul (Lapangan Utama).
  6. Wali Kelas/Guru pengajar menenangkan peserta didik dengan memandu berdoa bersama.
  7. Kepala Madrasah mendapat informasi dari Aplikasi INFO BMKG bahwa gempa yang baru saja terjadi berkekuatan 6,5 SR dan terjadi di 200 km arah Tenggara Cilacap dan TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Kepala Madrasah mengumumkan melalui guru piket bahwa seluruh guru dan peserta didik untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar kembali atau dipulangkan (sesuai instruksi kepala madrasah).

Dengan demikian Gladi Evakuasi Mandiri Gempa dinyatakan berakhir

Sebelum melakukan simulasi sekolah telah membuat:

1. Standar Operational Procedure (SOP) Bencana Di Sekolah.

2. Kajian Risiko.

3. Peta Risiko Sekolah.

4. Early Warning Action (EWS) / Sistem Peringatan Diri (SPD).

5. Rencana Evakuasi.

6. Skenario Simulasi Gempa di sekolah.

7. Rambu-rambu Evakuasi.

Siap menuju Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), dengan menetapkan 3 Pilar SPAB:

Pilar I   : Fasilitas Sekolah Aman.

Pilar II  : Manajemen Pengurangan Risiko.

Pilar III : Pendidkan Pengurangan Risiko Bencana.

“Ayo Kita Siaga, Kalo Kita Siaga, Pasti Nggak Takut lagi”

Penulis             : PMI Kabupaten Cilacap

Fotografer        : Tim IT MAN 3 Cilacap

Scroll to Top
Scroll to Top