
MANTAP NEWS – (15/07/2025) MAN 3 Cilacap berusaha untuk meningkatkan mutu dalam pembelajaran. Salah satu usaha yang dilakukan adalah workshop penyusunan kurikulum madrasah tahun pelajaran 2025/2026. Workshop dilaksanakan pada tanggal 15, 16, 17, dan 19 Juli 2025 di GOR MAN 3 Cilacap. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Uswatun Khasanah dari kelas XI F.3 atau leader class. Penyusunan kurikulum madrasah menyesuaikan perkembangan zaman dengan perubahan adalah sebuah kepastian, sehingga perlunya transformasi ke arah yang lebih baik dengan penyesuaian kurikulum berbasis cinta. Dalam sambutannya Waka Kurikulum MAN 3 Cilacap, Bu Istiqomah, S.Pd berharap dengan adanya workshop dapat mencerahkan guru dalam melaksanakan kegiatan Pendidikan di MAN 3 Cilacap, dan semoga dapat membawa perubahan berarti bagi MAN 3 Cilacap.
Sambutan kedua dari Kepala MAN 3 Cilacap, Bp. Drs. Muntohar menyampaikan motivasi untuk bergerak maju dan melaksanakan tugas sebaik-baiknya.
“Program penyusunan kurikulum madrasah merupakan bagian standar isi dalam menetapkan ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang harus dicapai siswa pada setiap jenjang Pendidikan, sehingga harus dipersiapkan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa melalui MAN 3 Cilacap”
Penjelasan tersebut diaminkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, Bp. H. Aziz Muslim, S.Ag., M.Pd.I, Madrasah menjadi pilihan utama dengan banyaknya prestasi yang dihasilkan dan tentunya merupakan kontribusi dari setiap warga madrasah. Kepala Kankemenag juga mengucapkan selamat datang kepada PNS yang baru, dan berharap dengan bertambahnya kuantitas berbanding lurus dengan kinerjanya. Transformasi atau perubahan pada hal baik dilakukan dengan pelayanan yang baik.
“Kita harus belajar dari strategi yang dilakukan oleh KAI. Perubahan menjadi pilihan utama dari berbagai tantangan seperti bau keringat, pedagang yang tidak tertib, penuh sesak dan lain-lain. KAI melakukan transformasi dengan KAI acces, adanya restorasi dengan pelayanan yang optimal”
Pelayanan yang baik dapat dilakukan dengan menyamakan frekuensi antar warga madrasah. Bp. H. Aziz Muslim, S.Ag, M.Pd.I merumuskan strategi 5G, yaitu goal, growth mindset, grit, greget dan gercep
- Goal (Tujuan)
Madrasah dapat merumuskan tujuan berdasarkan program unggulan yang ada di MAN 3 Cilacap
- Growth Mindset
Pola pikir yang terus bertumbuh, belajar hal baru, adaptif dan jangan sampai stagnan di zona nyaman
- Grit (Daya Juang)
Memiliki semangat untuk membesarkan madrasah, Refleksi berkerja dengan tuntas cerdas, tidak hanya menggugurkan kewajiban sebagai pendidik
- Greget
Bersikap yang cepat, tanggap dan tidak menunggu, sehingga menghindarkan dari sikap apatis
- Gercep
Hal yang tidak sesuai harus diluruskan, dengan membiasakan yang benar dengan kekompakan dan kebersamaan
Tantangan menjadi seorang pendidik di zaman yang serba canggih sangat berat. Fasilitas HP dan gadget secara psikologis membuat siswa menjadi mager dan individual, sehingga diharapkan adanya perubahan pendekatan dalam pembelajaran. Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) hadir menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan meaning learning, pembelajaran aktif, pembelajaran yang menyenangkan atau joyful dan cinta kasih. KBC berbasis spiritualitas menjadi pondasi utama dalam membekali siswa yang memiliki jiwa rapuh dan tidak tahan banting.
KBC merupakan pendekatan yang menumbuhkan cinta dan komitmen kebangsaan, dengan semangat nasionalisme dapat melahirkan siswa-siswi yang memiliki kepedulian terhadap alam melalui ekoteologi. Implementasi nilai-nilai KBC dipresentasikan oleh Bp. Mardiyo, S.Pd., M.Pd.I. Beliau menjelaskan bahwa Kurikulum berbasis cinta tidak beridiri sendiri, karena konten materi masih menggunakan Kurikulum Merdeka (berupa CP). Hanya saja pada KBC pendekatan yang digunakan menggunakan deep learning (mendalam).
“Kementerian Agama menyisipkan nilai cinta kepada Allah SWT, Cinta kepada Rasul, diri sendiri, sesama, lingkungan, bangsa dan negara sebagai landasan dalam penyusunan KBC, sehingga membentuk pribadi yang humanis, naturalis, toleran dan menjadikan cinta sebagai prinsip dalam kehidupan sehari-hari”
Kurikulum Berbasis Cinta berupa intra, kokurikuler dan ekstrakurikuler yang muatannya masih menggunakan Kurikulum Merdeka, dan merupakan insersi atau sisipan pendekatan dalam setiap proses pembelajaran, sehingga pada setiap materi harus disisipkan nilai nilai tema cinta.
Materi ketiga dari Waka Kurikulum MAN 3 Cilacap, Bu Istiqomah, S.Pd yang melakukan evaluasi kurikulum pada tahun 2024/2025 dan evaluasi visi dan misi MAN 3 Cilacap.
Workshop dihadiri oleh Kepala Kankemenag Kab. Cilacap Bp. H. Aziz Muslim., S.Ag, M.Pd.I, Kepala MAN 3 Cilacap, Bp. Drs. Muntohar, Kepala TU MAN 3 Cilacap, Bp. Edy Syafa’at, S.Ag serta Bapak-Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 3 Cilacap. Semoga dengan MAN 3 Cilacap semakin eksis dan berprestasi.
Penulis dan Fotografer : Tim IT MAN 3 Cilacap
